Minggu 16 Agustus 2026 - 07:01
Dua Imam Revolusi telah Sajikan Tafsir Islam yang Hidup

Hawzah / Direktur Hawzah Ilmiyah seluruh Iran, dengan menekankan bahwa dua Imam Revolusi telah menyajikan tafsir Islam yang hidup, menghidupkan dan membangkitkan gerakan, menyebut rancangan Sistem Pemikiran Islam yang Komprehensif sebagai sebuah rancangan untuk mencapai "Hawzah yang maju dan unggul" dengan pendekatan peradaban dan revolusioner.

Berita Hawzah  Berikut adalah teks lengkap pesan Ayatullah Alireza A'rafi, Direktur Hawzah Ilmiyah seluruh Iran, untuk pelatihan program "Sistem Pemikiran dan Kehidupan Sosial Islam yang Komprehensif":

Dengan menyebut nama-Nya Yang Maha Tinggi

Dengan penghormatan kepada ruh-ruh para Nabi dan kekasih Allah, khususnya Penutup para Nabi (semoga salawat dan salam Allah tercurah kepadanya dan keluarganya) dan Penutup para washi (semoga Allah menyegerakan kemunculannya yang mulia), serta dengan penghormatan kepada ruh suci Imam Khomeini (ra), ruh-ruh suci para syuhada agung Islam, Revolusi Islam, syuhada perang dan pertahanan suci, terutama pemimpin dan imam syahid yang tercinta (semoga Allah merahmatinya), saya sampaikan salam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang mulia para dosen, ulama, dan para santri yang terhormat yang berpartisipasi dalam program lanjutan Sistem Komprehensif Pemikiran Islam, serta kepada penyelenggara program ini dan wakil bidang pembinaan dan pendidikan yang terhormat, di sisi tanah malakut dan tempat suci Imam Kedelapan (as). Saya sangat berharap dapat berziarah ke makam Imam agung tersebut (as) dan juga makam suci pemimpin syahid (ra) untuk menyampaikan langsung rasa hormat, penghargaan, dan terima kasih, namun berbagai kendala menghalangi kesempatan ini.

Dengan memanfaatkan kesempatan ini, saya ingin mengingatkan bahwa dalam sistem dokumen, rencana, dan program transformatif Hawzah, serta dalam rangka pertumbuhan, perkembangan, dan peningkatan Hawzah menuju "Hawzah yang maju dan unggul", rancangan Sistem Pemikiran Islam yang Komprehensif memiliki kedudukan yang penting. Tujuannya adalah untuk membekali para santri hawzah yang terhormat, khususnya pada jenjang pendidikan tingkat sath, dengan pemahaman tentang sistem pemikiran Islam yang komprehensif dan pohon pengetahuan makro keagamaan dan revolusioner, dari sudut pandang keunggulan para pemikir kontemporer Hawzah dan dua Imam Revolusi, serta dengan pendekatan peradaban dan revolusioner.

Ketidakadaan atau lemahnya wawasan yang menyeluruh, lemahnya berwawasan peradaban pada diri seorang santri, dosen, dan ulama merupakan suatu kelemahan serius yang tidak boleh diabaikan. Program-program seperti ini, serta program Velayat dan program studi karya-karya Syahid Muthahhari (ra), berupaya untuk memperbaiki kekurangan ini dan mengisi kekosongan tersebut.

Sesungguhnya, kita senantiasa dihadapkan pada tafsir-tafsir yang tidak sempurna dan pembacaan-pembacaan yang terbatas, pendekatan-pendekatan yang tidak berwawasan peradaban, serta cara pandang yang parsial dan sempit terhadap Islam yang mulia dan ajaran-ajaran luhur Nabi Agung Muhammad (saw) serta Ahlulbaitnya yang suci (as). Namun, di era baru ini, Imam Khomeini (ra), Imam Khamenei yang syahid (ra), Allamah Thabathaba'i (ra), Syahid Muhammad Baqir Shadr (ra), serta murid-murid terkemuka mereka dan para ulama Hawzah, dengan pendekatan yang komprehensif dan berwawasan peradaban terhadap Islam yang mulia, telah menyajikan tafsir yang hidup, menghidupkan, dan membangkitkan gerakan. Pemikiran ini dalam tataran praktis terwujud dalam Revolusi Agung Islam, melahirkan dunia baru, dan dengan karunia ilahi, di bawah bimbingan kepemimpinan agung, para marja' tinggi, para pemikir, dan para tokoh besar Hawzah, gaung gerakan intelektual ini akan terus berlanjut di Iran dan dunia.

Pada akhirnya, saya memohon kepada segenap ulama dan kalangan Hawzah yang terhormat, terutama para santri Hawzah dan cendekiawan muda, sebagai aset masa depan Hawzah dan Revolusi Islam, agar memberikan perhatian dan kesungguhan terhadap persoalan-persoalan strategis semacam ini, rencana-rencana transformatif, rancangan Sistem Pemikiran Islam yang Komprehensif, serta peningkatan pengetahuan dan wawasan, di samping aktivisme lapangan dan peran serta di bidang budaya, sosial, dakwah, dan pergerakan di tingkat akar rumput. Saya memohonkan taufik bagi Anda dan semua orang tercinta di jalan suci dan jalan yang berat ini kepada Allah Yang Maha Pemurah. Dengan tulus saya mengucapkan terima kasih, mendoakan, dan memohon maaf, serta berharap semoga Anda semua mendapat limpahan perhatian dari Imam Ali Ar-Ridha (as) dan Imam Zaman (aj) – semoga ruh kami menjadi tebusan bagi mereka.

Dan penutup doa kami adalah: segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.

Alireza A'rafi
Direktur Hawzah Ilmiyah

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha